News - 13 March 2018

Konektivitas tiga kawasan kunci kemajuan kepri

Dadang Rizki Ratman, Deputy minister of Tourism Destination and Industry Development Indonesia, at Batam Economic Forum, 27/02/18

BATAM- Konektivitas kawasan perdagangan bebas (free trade zone) di Batam, bintan dan karimun diyakini bisa menumbuhkan ekonomi di Kepri. Ketiga kawasan harus saling mendukung dengan Batam sebagai Penggerak.

Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengatakan sebagai daerah yang sama berstatus free trade zone (FTZ), konektivitas ini Batam, Bintan dan Karimun dinilai sangat penting untuk saling mendukung dalam menggerakkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi bagi Batam atau juga sebaliknya.

Untuk mewujudkan konektivitas dengan bintan, salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan merealisasikan Jembatan Batam-Bintan (Babin).

Kembangkan Destinasi Wisata

Sebagai daerah yang memiliki banyak potensi pariwisata alam, Batam diyakini tepat dijadikan sebagai pisat pariwisata regional. Namun untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan komitmen bersama, dari pemerintah daerah dan juga masyarakat. Menurut Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementrian Pariwisata (Kemenpar) Dadang Rizki Ratman, Batam memang memiliki banyak potensi alam yang bisa dikembangkan namun belum digarap dengan baik.

“Potensi kita sepakat Batam dan Kepri memiliki itu, Tapi potensi tanpa dibarengi dengan produk pariwisata akan menjadi percuma. Jadi kalau ada pantai bagus jangan sampai istilahnya turis dating ke sini gratisan. Tapi kalau pantainya dikelola seperti Ancol tentu akan menarik.” Kata Dadang, usai menjadi narasumber Batam Economic Forum di Radisson Golf & Convention Centre Batam, Selasa (27/2).

Pemerintah pusat melalui Kemenpar  akan selalu mendukung kegiatan pariwisata di daerah. Pihaknya terus mendorong komitmen tersebut bis dilaksanakan bersama terutama oleh Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Tapi sejauh ini kira melihat komitmen pemerintah daerah di Batam cukup tinggi. Maka itu kita harapkan beberapa kegiatan yang sudah direncanakan bisa direalisasikan,” katanya.

 By Koran sindo